Total Tayangan Halaman

Minggu, 15 September 2013

5 KHASIAT PENTING DALAM KANDUNGAN BUAH RAMBUTAN


Buah yang berambut, buah apa namanya? Masih ingatkah Anda dengan lagu semasa kecil yang sering kita dendangkan ini? Rambutan merupakan salah satu buah eksotis asli Indonesia. Buah yang berkerabat dekat dengan leci ini memiliki daging yang berair dan berwarna putih. Rapiah, lebak, dan binjai adalah jenis rambutan yang cukup sering kita jumpai di pasaran. Berikut adalah manfaat penting dari buah rambutan, seperti dilansir naturecure.ygoy.com.

Diet

Setiap 100 gram rambutan mengandung 84 kalori. Jika Anda mengikuti program diet 2.000 kalori, rambutan telah menyumbangkan 4,2 persen kalori harian yang Anda butuhkan. Jumlah kalor yang dibutuhkan oleh tubuh bervariasi karena tergantung pada berat badan, gaya hidup, jenis kelamin, dan usia.

Makronutrien

Rambutan dikenal sebagai buah yang sangat rendah lemak. Sebagian besar kalori yang dimiliki oleh rambutan berasal dari karbohidrat. Institute of Medicine merekomendasikan 130 gram rambutan untuk konsumsi harian Anda.

Vitamin

Setiap 100 gram rambutan mengandung sekitar 40 persen dari asupan harian vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, daging rambutan juga mengandung sekitar 1 persen niacin atau biasa dikenal sebagai vitamin B3.

Mineral

Rambutan sangat kaya akan zat besi, yang dibutuhkan untuk mengontrol kadar oksigen dalam tubuh. Zat besi membantu mencegah kelelahan dan pusing yang disebabkan oleh anemia. Selain itu, daging rambutan juga memenuhi 4,3 persen kebutuhan fosfor harian tubuh. Fosfor membantu menyaring limbah di ginjal, serta diperlukan untuk pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan semua jaringan dan sel.

Obat herbal

Selain manfaat gizi, rambutan juga memiliki kegunaan herbal, seperti membunuh parasit usus dan mengurangi gejala diare. Bahkan, sebagian orang juga menggunakannya sebagai obat demam.

Selain rasanya yang manis, rambutan punya banyak manfaat yang baik untuk kesehatan. Ayo siapa yang suka makan rambutan?

Ingin namun tak daya

Entah mengapa sering sekali rasa mempersalahkan diri muncul dihati. Terkadang tipu daya setan lebih menguasai pola pikirku. Merasa tidak mampu, tidak layak, bahkan tidak berguna lagi. Niat untuk meraih kemenangan itu sangat besar  jauh dikedalaman hati akan tetapi tipuan itu, bisikan itu bahkan suara-suara yang tidak penting itu membuat aku enggan untuk melangkah. Emosi yang tidak terkendali membuat semuanya gusar dan tidak perduli akan apa yang telah aku perkatakan. Memboroskan energi pikiran untuk hal-hal yang tidak berguna. Hanya berputar disekeliling kesendirian. Tidak pernah memikirkan orang lain. Egois. Yah...Egois dan tinggi hati yang sering mereka lontarkan kepadaku itulah mungkin sebutan yang pantas bagiku. Mendengar sebutan itu ada rasa kesal, marah, benci bahkan dendam namun, pada siapa aku akan kesal ?? Kepada siapa aku harus marah ? kepada siapa aku harus benci ? kepada siapa aku harus dendam ?? Aku tidak bangga dipanggil egois ? aku tidak bersuka dipanggil tinggi hati ??
Apa yang harus kulakukan ??
Aku harus bagaimana dihadapan mereka semua agar sebutan itu tidak lagi dilontarkan bagiku ??
Apakah ketika mereka menyebutkan itu mereka sudah rendah hati ???
Apakah ketika aku melakukan kesalahan mereka sudah benar ??
Apakah ketika mereka menganggap aku berontak mereka sudah patuh ??
Apakah ketika mereka membeberkan kekuranganku mereka sudah sempurna ???
Hal yang bisa aku lakukan hanya mempersalahkan diri saja tidak ada yang lain mungkin aku memang manusia yang tidak tau diri dan manusia yang paling malang sedunia.
Sekalipun aku ada benarnya namun aku akan tetap salah karena mereka tidak pernah salah dan mereka selalu BENAR !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tuhan...
Jikalau aku masih layak bagimu,
jikalau aku masih layak disebut sebagai anak Bapa,
Dan jikalau Engkau Tuhan masih membutuhkan aku untuk kemuliaan nama-MU
Aku percaya Tuhan Engkau akan memulihkan hati,jiwa,pikiran bahkan seluruh kehidupanku.
Aku percaya dengan pertolongan Roh Kudus yang luar biasa aku mampu meraih kemenangan itu
Tidak ada kata terlambat bagi-MU Tuhan
Engkau sanggup membuka jalan saat tiada jalan yang akan kulalui
Engkau selalu punya cara
Engkau dashyat dalam keajaiban-MU

Tuhan...
Engkau tidak memandang rupa
Engkau tidak memandang harta
Engkau Tuhan tidak memandang hati yang hancur
Tapi hati hamba yang selalu Kau cari
Kerinduanku yang Engkau lihat Tuhan
Kesungguhanku yang Engkau inginkan

Tuhan...
Percaya sebelum melihat itulah yang Engkau kehendaki bagiku
dan aku percaya akan campur tangan-MU dalam setiap usaha dan pergumulanku Tuhan.
Sebab Mujizat-Mu masih ada bagiku
Kunantikan Engkau bekerja didalam hidupku Tuhan
untuk melawat, memulihkan bahkan membangkitkan aku kembali bagi nama-MU
Tidak ada yang mustahil bagi orang-orang percaya akan Firman-Mu yang yang hidup.
Doa orang benar bila dengan yakin didoakan maka besar Kuasanya.






Amin...!!!!!

Sabtu, 14 September 2013

MISS MY BELOVED DAD


Jauh pada pandangan yang kosong, mataku menatap lembut nya awan diteriknya panas matahari.
Awan biru yang menambah keindahan disiang itu membuat hati seperti melayang diangkasa seiring terbangnya LionAir  Batam-Medan. Seketika itu rasanya  apa yang sedang terjadi pada Ayah seperti mimpi. Antara percaya dan tidak kalau Ayah sudah tiada. Disepanjang perjalanan pikiran terkuras pada Ayah.  Ayah…Ayah..dan Ayah..
Benarkah Ayah telah meninggalkanku untuk selamanya ???
Mengapa secepat ini ???  Apa harus Ayahku ???
Banyak  pertanyaan konyol menghantui pikirankanku. Penumpang yang  lalu lalang dihadapanku, mereka terlihat senang dan ceria seakan tidak ada masalah ataupun beban yang mereka rasakan. Hati kecilku berkata “Seandainya Ayah masih hidup pasti aku akan ceria seperti mereka”. Namun, bukan kuat bukan gagah untuk melakukan apa yang kuingini. Semua yang terdapat dibumi ini Tuhanlah yang memegang kendali termasuk Ayah. Merasa bahwa hidup ini tidak adil. Disaat- saat aku banyak pergumulan, banyak menghadapi tantangan, disaat aku menjelang UAS  dan Ayah pun pergi untuk selamanya. Seperti duri didalam daging itulah yang aku rasakan.
 Kenapa Ayah pergi seketika itu juga ???
Apakah tidak ada waktu yang lain ya Tuhan ???
 Kekosongan hati  dan pikiran membuat apa yang aku lihat, apa yang aku dengar bahkan apa yang aku rasakan sepertinya hampa. Aku pulang menemui Ayah untuk yang terakhir kalinya dalam keadaan tidak bernyawa. Aku semakin terpuruk dalam kesedihan. Jauh dari negeri orang aku membawa tangis dan duka yang amat dalam bagi keluargaku. Aku pergi dari hadapan Ayah dan Ibu untuk meraih sukses yang kelak bisa membuat Ayah dan Ibu bangga padaku. Akan tetapi, kepergian Ayah membuat aku ingin menyerah. Tidak semangat menjalani hidup, tidak sanggup menatap hari esok bahkan  untuk tersenyum sajapun aku sudah tidak sanggup. Aku belum siap kehilangan Ayah. Berharap sampai dikediaman Ayah menemui seisi rumah bersuka cita. Berusaha tetap tegar dihadapan Ibu ketika sampai dirumah akan tetapi, hati begitu lemah dan tidak berdaya saat harus melihat benar-benar bahwa Ayah sudah tiada. Airmata yang tidak terbendung membasahi pipiku. Ayah sudah tidak bisa mendengar dan melihat aku lagi. Ayah sudah benar-benar pergi untuk selamanya. Aku ingin sungkem sama Ayah tapi itu tidak akan pernah terjadi lagi. Sedetik pun waktu gak akan bisa kembali kebelakang dan akupun harus merelakan kepergian Ayah. Terdiam melihat wajah Ayah yang putih pucat dan mengenang segala kebaikan bahkan pengorbanan Ayah bagiku.
 Ayah pribadi yang kuat.
Pantang menyerah.
 Ayah orang yang sederhana dan tidak pernah menuntut lebih pada Ibu.
 Meskipun Ayah sering marah tapi untuk kebaikan.
Ayah adalah sosok pribadi yang tegar.  
Ayah pekerja keras.
Dan Ayah juga suka bercanda sama keluarga.
Semua keluarga yang mengasihi Ayah sangat kehilangan terutama Ibu dan anak-anak yang sangat sayang sama Ayah. Ibu harus menyandang status janda setelah kepergian Ayah. Selamat jalan Ayah tempat yang terindah Tuhan sediakan bagi Ayah disurga yang kekal.
“God Love My Beloved Dad”