Total Tayangan Halaman

Rabu, 04 Desember 2013

Keep Spirit For My Beloved Sista :)

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya jika bulan akhir dalam setiap tahun itu tiba tepatnya bulan desember kita selalu menikmati rasa kebersamaan dan kehangatan ditengah-tengah keluarga kita. Simple tapi penuh dengan sukacita. Terkadang kekurangan yang ada diantara kita menjadi nilai lebih dan menjadi bahan yang special tersendiri bagi kita. Biasanya sebelum menjelang natal yang paling sibuk adalah kita bertiga ( Dian, Echa, Ocha ). Selalu mendesak Ibu untuk membeli segala sesuatu dalam menyambut hari Natal juga tahun baru. Terkadang Ibu sampai marah kalau kita bertiga tidak sabar untuk menunggu. Bahkan Bapak juga terpaksa harus marah dengan tingkah kita yang terbiasa tidak sabaran. Akan tetapi ditengah-tengah kemarahan Ibu dan Bapak sejenak suasana akan menjadi hening dan kita pun terdiam. Namun, setelah itu salah satu dari kita pasti ada yang buka celah untuk membuat bahan tertawaan yang jelas nya adalah Rossa Sheina (ocha). Dan akhirnya yang tadi nya Ibu dan Bapak marah menjadi tersenyum manis dan kita semua pun tertawa bersama. Masa kecil memang masa yang paling lucu dan masa yang menyenangkan. Apalagi dibulan Desember seperti ini. Dimana kesibukan untuk mempersiapkan menyambut hari natal juga tahun baru lebih tinggi dibanding bulan yang lainnya. Kita selalu kesempatan dalam kesempitan. Tidak mengenal waktu dan tempat. Kapan saja dan dimana saja kita selalu bermain bersama. Bermain, bercanda, berantem, bahkan salah satu dari kita sampai menangis akibat seseorang yang jail diantara kita. Tiap kali main bersama selalu lupa dengan waktu hingga kita sering kenak marah sama Bapak. Meskipun sering kenak marah akibat kecanduan bermain tapi kita masih saja mengulangi hal yang sama. Tidak heran kalok hobby kita bertiga hanya bermain, berantem dan bercanda. Diantara kita bertiga hanya aku ( echa) yang tidak suka cari masalah. Selalu mengambil tindakan sendiri dan tidak pernah merasa ketinggalan dengan sista ku dian dan ocha. Tapi kalau dian dan ocha mereka punya karakter tersendiri. Yang satu selalu memaksa dan yang satu selalu takut ketinggalan hingga sifatnya terkesan heppot.Setiap kali menjelang natalan Ibu sudah membelikan baju, sepatu sampai aksesoris rambut buat kita. Ada rasa rindu untuk mengulang masa-masa itu. Andai saja waktu bisa kembali pasti semuanya akan sangat terasa lebih menyenangkan. Aku sangat merindukan moment-moment itu. Kangen denger suara adek pudan(ocha) kalau lagi nyanyi.Suaranya bagus dan merdu gak kalah dengan suara kakak-kakaknya. Kapan lagi yah kita bisa nyanyi bersama. Apalagi kalau lagi mati lampu dirumah atau sebelum tidur kita pasti nyanyi sama-sama. Dan gak lupa juga aku  Kangen berantem sama si tukang kadu (dian). Sekarang kita udah beranjak dewasa tidak lagi merasakan hal yang sama seperti masa kecil. Kita udah tau mana yang baik dan mana yang buruk. Kita juga udah tau hal-hal apa saja yang layak kita lakukan. Demi masa depan yang penuh harapan kita akan tetap saling mensupport dan membimbing. Di sini aku tidak bermaksud untuk membuat sista-sista ku merasa sedih tapi yang jelasnya tahun ini adalah tahun yang benar-benar memberikan kita banyak pelajaran juga cobaan. Dimana natalan kali ini adalah natalan pertama yang harus kita lalui tanpa kehadiran Bapak ditengah-tengah keluarga kita. Enggan rasanya menyambut hari natal yang penuh dengan sukacita tapi hati kita masih merasa kehilangan. Ada rasa iri jika melihat keluarga orang lain yang masih lengkap dan penuh dengan sukacita di dalam merayakan natal juga tahun baru. Tapi kita tidak dapat berbuat apa-apa selain hanya tetap bersyukur bagi Tuhan. Aku yakin dan percaya kita pasti mampu untuk melewati rasa kesedihan dihati kita masing-masing. Pesan ku buat sistaku dian dan ocha tetap semangat dan bersukacita yak sis dibulan yang penuh sukacita ini. Berjanji untuk memberikan yang terbaik buat Ibu tercinta kita.